Social Profiles

Minggu, 01 Juli 2012

Atasi Masalah Hormonal dengan Makanan


Sebagian besar tahapan hidup perempuan diwarnai dengan peristiwa-peristiwa hormonal, mulai dari lahir, menstruasi, mengandung, melahirkan, hingga menopause. Itu mengapa perempuan rentan sekali mengalami berbagai masalah hormon seperti sindrom ovarium polikistik, endometriosis, dan kista ovarium. Ini semua berpusat pada ketidakseimbangan hormon estrogen.

Tapi sebenarnya hormon estrogen membuat kulit perempuan lebih halus dan lembut, serta melindungi pembuluh jantung kita. Jadi sebenarnya yang perlu kita lakukan adalah bagaimana agar metabolisme estrogen dalam tubuh bisa berjalan stabil. Dan menurut dr. Shannon Munkley, ND., naturopatik dari Canadian School of Natural Nutrition, makanan adalah cara paling efektif untuk menyeimbangkan metabolisme estrogen.

Munkley pun mengajak kita untuk berkenalan dengan makanan-makanan yang dapat menaikkan atau menurunkan hormon estrogen alias membuatnya tidak stabil.

Makanan yang menurunkan level estrogen 
Sayur-sayuran jenis brassica seperti brokoli, Brussels sprouts, kol
Sayur-sayuran berwarna hijau pekat 
Rempah-rempah seperti bawang putih, jahe, basil, black pepper
Stoberi, peach, dan ceri 
Jus lemon 

Makanan yang menaikkan level estrogen
Produk olahan susu, gula rafinasi, makanan kaleng, kafein, alkohol dan obat-obatan.

Setelah membiasakan diri mengonsumsi makanan yang dapat membuat produksi estrogen lebih stabil, kita pun harus mengetahui faktor apa saja yang bisa membuat hormon menjadi tak seimbang. Faktor itu adalah :

1. Kegemukan.
2. Konsumsi Pil KB.
3. Stres. Hormon kortisol adalah salah satu reseptor yang membuat hormon progesterone ‘terpojok’, walhasil produksi estrogen menjadi berlebihan.
4. Paparan peptisida dari semprotan pembasmi hama, produk pembersih lantai, atau sisa peptisida yang menempel pada buah dan sayur
»»  BACA SELANJUTNYA

Gejala Kanker Payudara


Gejala Kanker Payudara mempunyai beberapa gejala yang dapat Anda ketahui dengan memperhatikan beberapa hal dibawah ini:

- Berat badan:

adalah tanda pertama dari gejala kanker payudara dan kanker lainnya, terutama kanker pankreas, perut, kerongkongan, atau paru. Berat badan akan turun drastis karena alasan tidak jelas, kehilangan nafsu makan, atau mudah lelah.

- Demam atau keringat malam

- Perubahan kulit:

kanker tertentu dapat menghasilkan kulit terlihat tanda-tanda seperti hiperpigmentasi, ikterus, eritema, gatal, atau pertumbuhan rambut yang berlebihan.

- Luka yang tak pernah sembuh dalam mulut.

- Sulit menelan.

sakit konstan dalam mulut bisa menjadi kanker mulut dan harus ditangani dengan segera, terutama pada pasien yang merokok, mengunyah tembakau, atau alkohol sering minum.

Kesulitan menelan (disfagia) dapat menunjukkan kanker kerongkongan, perut, atau tenggorokan.

- Pembengkakan, pembengkakan yang abnormal di leher, bawah lengan, atau di bagian manapun dari tubuh.

- Pembengkakan pada payudara, cairan abnormal yang keluar dari puting susu, benjolan pada payudara atau testis.

- Batuk-batuk cukup lama bahkan dengan darah.

Suara serak / batuk: Batuk terus-menerus dapat menjadi tanda kanker paru-paru. Husky dapat menunjukkan kanker laring.

- Perut kembung atau pendarahan di anus.

- Perdarahan yang berlebihan selama haid normal.

- Keluar cairan abnormal melalui vagina atau pendarahan setelah berhubungan seks.

- Urin atau kotoran dengan darah. (LUC):

Perubahan kebiasaan buang air besar / kandung kemih sering sembelit kronis atau diare mungkin merupakan tanda dari kanker usus besar
»»  BACA SELANJUTNYA

Penyebab dan Solusi Frigiditas pada Wanita


Tahukah Anda bahwa wanita dengan gangguan frigiditas (seks dingin) tidak mampu mendapatkan kenikmatan dalam berhubungan intim? Akhirnya, wanita pun melaksanakan hubungan seksual hanya sebatas kewajiban sebagai seorang istri belaka.

Dengan sendirinya, segala hal yang dilandasi rasa wajib akan tidak menyenangkan, bahkan bisa saja hanya merupakan siksaan belaka. Memang hubungan suami-istri dalam kehidupan perkawinan bukanlah hal yang terpenting, namun dapat dikatakan cukup penting bagi kesejahteraan kehidupan perkawinan.


Gejala Wanita Frigid


Ciri wanita frigid adalah mereka yang menolak atau sama sekali tidak bergairah pada suatu rangsangan seksual.

Secara fisik, tidak ada tanda-tandanya sama sekali. Keseharian bisa saja ia seorang yang lincah, bahkan memiliki anak banyak dari hubungan perkawinannya. Bahkan, banyak wanita yang tidak merasakan ada masalah dengan kehidupan seksualnya.

Penyebab frigiditas

Penyebab terbesar wanita menjadi sedingin es adalah faktor psikis. Umumnya, masalah psikoseksual merupakan awal mula frigiditas, sebaliknya jarang sekali penyebabnya medis.

Banyak masalah yang membuat wanita menjadi sedingin es. Seorang wanita tidak serta-merta menjadi dingin. Bisa saja sebelumnya kehidupan intimnya baik-baik saja.

Frigiditas bisa timbul di tengah pernikahan, karena suatu perasaan kecewa yang berat terhadap pasangan, merasa dikhianati atau ada kemarahan yang ditutupi. Penyebab frigiditas lainnya, antara lain:
  • Secara tidak disadari wanita mengalami ketakutan tidak diterima oleh pasangannya yang muncul dalam bentuk takut mendapat kritikan dari pasangannya menyangkut keadaan tubuhnya dan reaksi seksualnya; kekhawatiran wanita akan kemungkinan dilukai alat genitalianya oleh pasangannya; ketakutan wanita akan kehamilan sebagai akibat relasi seksual.
  • Kebencian terpendam terhadap pasangannya oleh berbagai sebab yaitu, terpaksa menikah dengan seseorang yang sebenarnya tidak ia kasihi; secara tidak disadari, memendam rasa dendam pada laki-laki yang mendominasi wanita.
  • Konflik cinta: wanita tersebut sebenarnya mencintai laki-laki yang bukan suaminya; memiliki kecenderungan lesbianisme yang bersifat laten, memiliki kecenderungan narsistik, yaitu lebih mencintai diri daripada orang lain.
  • Kesulitan keuangan menjadi faktor penyebab frigiditas karena hampir seluruh energi psikisnya diserap upaya mengatasi kesulitan tersebut.
  • Keadaan kesedihan yang berlanjut dialami wanita sebab faktor di luar diri ataupun dari dalam diri wanita seperti depresi berlanjut yang dialami wanita tersebut.
  • Terlalu lelah oleh beban kerja dalam keseharian akan membuat minat terhadap hubungan intim suami-istri pun terkikis.
  • Suami yang hanya memperhatikan pencapaian orgasme pada dirinya dan tidak peduli terhadap orgasme pada pihak istrinya, artinya langsung tidur, membalikkan tubuhnya ke arah lain tanpa memperhatikan istri. Dalam hal ini istri akan merasa hanya dimanfaatkan saja dan tidak memperoleh apa pun dari hubungan intimnya. Ia merasa dieksploitasi, direndahkan, dimanfaatkan secara sia-sia, tetapi wanita ini takut untuk menolak relasi seksual yang diinginkan suaminya.
  • Pengalaman psikoseksual terdahulu yang bersifat traumatik, seperti pernah menjadi korban perkosaan


Pengobatan Frigiditas

Frigiditas yang disebabkan oleh medis bisa diatasi dengan Ladyfem. Ladyfem merupakan ramuan herbal yang diproses secara higienis dan sudah lulus uji BPOM dengan no POM TR 093 301 381. Khasiat utama Ladyfem dapat mengembalikan sistem kerja organ intim wanita, merapatkan dan membersihkan dinding-dinding rahim dengan cara yang aman serta membuat aromanya harum.

Sedangkan untuk mengatasi frigiditas yang disebabkan faktor psikis, harus dilakukan terapi dengan bantuan ahli misalnya psikolog. Untuk jangka waktu penyembuhan tergantung seberapa berat faktor psikis yang dialami wanita tersebut
»»  BACA SELANJUTNYA

Manfaat Pepaya bagi Sperma dan Cegah Kanker


PEPAYA kaya akan vitamin C dan merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan serat di dalamnya juga halus, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan balita sampai usia lanjut. Pohon pepaya aslinya berasal dari Meksiko Selatan. Tingginya dapat mencapai ±10 meter dan buahnya dapat dinikmati kapan saja. Tanaman pepaya kini telah meluas, khususnya di negara tropis. Dalam pengobatan tradisional Cina, pepaya dikenal dapat mengatasi gangguan pencernaan. Buah yang tak mengenal musim ini dapat menghilangkan cacing usus. Pepaya masak dapat digunakan untuk penyembuhan disentri, rematik dan yang bermasalah dengan produksi lendir.

Yayasan Kanker Internasional pada tahun 1997 melaporkan tentang manfaat vitamin C dan karoten, yang banyak terdapat dalam pepaya, untuk membantu mencegah kanker. Muncul anjuran diet makanan yang mengandung vitamin C dan karotenoid untuk mencegah kanker paru-paru. Cara ini juga kemungkinan dapat melawan kanker kolon, pankreas, kandung kemih dan payudara, serta mengurangi radikal bebas yang merupakan pencetus kanker.

Rokok merupakan ikatan oksidan yang dapat dilawan dengan antioksidan. Untuk perokok sebaiknya tingkatkan konsumsi vitamin C untuk menyamai kadar vitamin C bagi yang bukan perokok. Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada lelaki akan dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C.
Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih. Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna. Perlu diperhatikan agar jangan mencampur pepaya untuk masakan jeli dan agar-agar telur karena enzim papain yang ada dalam pepaya akan merusak protein dan agar-agar telur.

PEPAYA kaya akan vitamin C dan merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan serat di dalamnya juga halus, sehingga baik dikonsumsi oleh kalangan balita sampai usia lanjut. Pohon pepaya aslinya berasal dari Meksiko Selatan. Tingginya dapat mencapai ±10 meter dan buahnya dapat dinikmati kapan saja. Tanaman pepaya kini telah meluas, khususnya di negara tropis. Dalam pengobatan tradisional Cina, pepaya dikenal dapat mengatasi gangguan pencernaan. Buah yang tak mengenal musim ini dapat menghilangkan cacing usus. Pepaya masak dapat digunakan untuk penyembuhan disentri, rematik dan yang bermasalah dengan produksi lendir.

Yayasan Kanker Internasional pada tahun 1997 melaporkan tentang manfaat vitamin C dan karoten, yang banyak terdapat dalam pepaya, untuk membantu mencegah kanker. Muncul anjuran diet makanan yang mengandung vitamin C dan karotenoid untuk mencegah kanker paru-paru. Cara ini juga kemungkinan dapat melawan kanker kolon, pankreas, kandung kemih dan payudara, serta mengurangi radikal bebas yang merupakan pencetus kanker.

Rokok merupakan ikatan oksidan yang dapat dilawan dengan antioksidan. Untuk perokok sebaiknya tingkatkan konsumsi vitamin C untuk menyamai kadar vitamin C bagi yang bukan perokok. Vitamin C sangat esensial untuk pembentukan sperma. Kekurangan vitamin C pada lelaki akan dapat menghambat dalam memperoleh keturunan. Perbaikan untuk hal ini memerlukan waktu satu bulan dengan meningkatkan konsumsi vitamin C sebanyak 500 miligram. Kualitas dan kuantitas sperma serta aktivitasnya dapat ditingkatkan dengan menambah konsumsi vitamin C.
Vitamin C juga dapat mengurangi risiko katarak, memperkuat dinding kapiler darah dan mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti percaya bahwa vitamin C juga dapat menghambat penuaan dengan memperbarui sel darah putih. Pepaya sangat tepat diberikan kepada kaum lanjut usia karena mudah dinikmati dan dicerna. Perlu diperhatikan agar jangan mencampur pepaya untuk masakan jeli dan agar-agar telur karena enzim papain yang ada dalam pepaya akan merusak protein dan agar-agar telur.
»»  BACA SELANJUTNYA

Informasi HIV & AIDS


Apakah HIV?

HIV merupakan singkatan dari 'human immunodeficiency virus'. HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia (terutama CD4 positive T-sel dan macrophages– komponen-komponen utama sistem kekebalan sel), dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan dianggap defisien ketika sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit- penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya defisien (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai ragam infeksi, yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik” karena infeksi-infeksi tersebut memanfaatkan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

Apakah AIDS?

AIDS adalah singkatan dari ‘acquired immunodeficiency syndrome' dan menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV telah ditahbiskan sebagai penyebab AIDS. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS.

Apakah gejala-gejala HIV?

Sebagian besar orang yang terinfeksi HIV tidak menyadarinya karena tidak ada gejala yang tampak segera setelah terjadi infeksi awal. Beberapa orang mengalami gangguan kelenjar yang menimbulkan efek seperti deman (disertai panas tinggi, gatal-gatal, nyeri sendi, dan pembengkakan pada limpa), yang dapat terjadi pada saat seroconversion. Seroconversion adalah pembentukan antibodi akibat HIV yang biasanya terjadi antara enam minggu dan tiga bulan setelah terjadinya infeksi.

Kendatipun infeksi HIV tidak disertai gejala awal, seseorang yang terinfeksi HIV sangat mudah menularkan virus tersebut kepada orang lain. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah HIV ada di dalam tubuh seseorang adalah melalui tes HIV.

Infeksi HIV menyebabkan penurunan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan dapat menyebabkan berkembangnya AIDS.

Kapankah seorang terkena AIDS?

Istilah AIDS dipergunakan untuk tahap- tahap infeksi HIV yang paling lanjut.

Sebagian besar orang yang terkena HIV, bila tidak mendapat pengobatan, akan menunjukkan tanda-tanda AIDS dalam waktu 8-10 tahun. AIDS diidentifikasi berdasarkan beberapa infeksi tertentu, yang dikelompokkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) sebagai berikut:
  • Tahap I penyakit HIV tidak menunjukkan gejala apapun dan tidak dikategorikan sebagai AIDS.
  • Tahap II (meliputi manifestasi mucocutaneous minor dan infeksi-infeksi saluran pernafasan bagian atas yang tak sembuh- sembuh)
  • Tahap III (meliputi diare kronis yang tidak jelas penyebabnya yang berlangsung lebih dari satu bulan, infeksi bakteri yang parah, dan TBC paru-paru), atau
  • Tahap IV (meliputi Toksoplasmosis pada otak, Kandidiasis pada saluran tenggorokan (oesophagus), saluran pernafasan (trachea), batang saluran paru-paru (bronchi) atau paru-paru dan Sarkoma Kaposi). Penyakit HIV digunakan sebagai indikator AIDS.


Sebagian besar keadaan ini merupakan infeksi oportunistik yang apabila diderita oleh orang yang sehat, dapat diobati.

Seberapa cepat HIV bisa berkembang menjadi AIDS?
Lamanya dapat bervariasi dari satu individu dengan individu yang lain. Dengan gaya hidup sehat, jarak waktu antara infeksi HIV dan menjadi sakit karena AIDS dapat berkisar antara 10-15 tahun, kadang-kadang bahkan lebih lama. Terapi antiretroviral dapat memperlambat perkembangan AIDS dengan menurunkan jumlah virus (viral load) dalam tubuh yang terinfeksi
»»  BACA SELANJUTNYA

All about Keputihan atau Fluor Albus


Keputihan

Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal didalam vagina dan disekitar bibir kemaluan bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Gejala keputihan
  • Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.
  • Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.

Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.
  • Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
  • Gadis muda terkadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Penyebab keputihan

Dengan memperhatikan cairan yang keluar, terkadang dapat diketahui penyebab keputihan.
  • Infeksi Gonore, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
  • Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
  • Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.

Penyembuhan

Keputihan dapat diatasi dengan berbagai cara tergantung pada penyebabnya.

Catatan

Istilah keputihan acap kali digunakan sebagai referensi umum untuk sekresi vaginal, baik normal maupun abnormal. Karena tidak ada istilah lain dalam Bahasa Indonesia yang umum dipakai untuk sekresi vaginal. Hal ini menimbulkan kerancuan dimasyarakat
sumber
»»  BACA SELANJUTNYA