Social Profiles

Rabu, 06 Februari 2013

sexklopedia: Kecanduan Video Porno Bisa Buat Pria Sulit Ereksi



Terlalu banyak menonton hal-hal berbau porno di internet, ternyata bisa menurunkan kualitas seks pria. Berdasarkan penelitian, konsumsi konten-konten porno berupa gambar dan video yang berlebihan menyebabkan banyak pria (khususnya pria usia muda) kurang sensitif dan tidak bisa bergairah ketika melakukan hubungan seks di dunia nyata.

Penelitian yang telah dimuat dalam jurnal 'Psychology Today' ini pun memberikan fakta baru bahwa impotensi tidak lagi menjadi gangguan seks yang menyerang pria usia paruh baya. Kini banyak pula pria berusia 20-an ke atas yang diketahui tidak bisa bercinta dalam kondisi 'normal'.

Jurnal yang berjudul 'Porn-Induced Sexual Dysfunction is a Growing Problem' itu menjelaskan, kehilangan libido pada pria kini bisa terjadi 30 tahun lebih awal. Hal ini disebabkan stimulasi berlebihan pada dopamin yang terjadi secara sering dan terus menerus.

Seperti diketahui, dopamin merupakan hormon yang mengaktifkan reaksi tubuh pada kenikmatan seksual dan rangsangan seksual. Ketika hormon tersebut terstimulasi secara berlebihan, akan menimbulkan kondisi yang dinamakan 'paradoxial effect' atau 'dopamin spike' yaitu keadaan dimana otak kehilangan kemampuan untuk merespon sinyal-sinyal dari hormon dopamin. Artinya, pria yang kecanduan pornografi cenderung mengharapkan pengalaman seks yang lebih ekstrim untuk membuatnya terangsang.

"Kata-kata, gambar dan video erotis sebenarnya sudah ada sejak dulu. Tapi kehadiran internet sekarang ini membuat orang lebih mudah untuk mengakses konten pornografi lebih banyak, sehingga menimbulkan 'dopamine spikes'," jelas Marnia Robinson, penulis penelitian tersebut, seperti dikutip dari Daily Mail.

Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, sekarang ini para pengguna internet bisa bebas membuka beberapa halaman sekaligus, mencari, mempercepat adegan yang ingin dia tonton, sex chat atau menonton adegan seks yang ekstrim bahkan 'hardcore'.

"Semuanya bebas, mudah diakses, tersedia hanya dalam hitungan detik. Anda bisa menikmatinya 24 jam sehari, tujuh hari seminggu," ujar Marnia.

Kondisi yang lebih memprihatinkan lagi, pada beberapa pecandu, respon terhadap dopamin bisa turun sangat drastis yang menyebabkan mereka tidak bisa ereksi tanpa 'dipancing' konten porno di internet. Marnia mengatakan, banyak di antara mereka yang syok saat mengetahui sensitivitas mereka terhadap stimulasi seks secara normal hilang.

"Ketika mereka mencoba berhubungan seks secara nyata tapi ternyata tidak bisa, mereka jadi panik. Kini sudah saatnya para pria memahami bahwa konsumsi pornografi bisa jadi penyebab utama gangguan performa seksual," kata Marnia.

Marnia menambahkan, kecanduan ini bisa saja disembuhkan dalam beberapa bulan, dengan mengurangi atau menghilangkan sama sekali kebiasaan menonton pornografi di internet. Tapi tentu saja, hal itu bukan perkara mudah. Selama masa penyembuhan, penderita biasanya akan mengalami insomnia, lekas marah, panik, putus asa, sulit konsentrasi bahkan gejala flu

»»  BACA SELANJUTNYA

sexklopedia: Pro & Kontra Pengaruh Pornografi Pada Pernikahan



Saat memergoki suami tengah menonton atau melihat gambar porno di internet, biasanya istri akan langsung emosi atau kecewa. Pornografi memang kerap dianggap berpengaruh negatif pada kehidupan seks. Apakah memang demikian?

Bagi beberapa orang, mungkin terutama kaum pria, pornografi dianggap tidak berpengaruh pada kehidupan pernikahan mereka. Sementara untuk sebagian orang lagi, pendapat mereka justru sebaliknya. Pornografi dianggap sama dengan perselingkuhan atau bahkan penghinaan untuk pasangannya. Sampai saat ini memang selalu jadi perdebatan apakah memang pornografi bisa menghancurkan pernikahan atau tidak.

Berikut ini pro dan kontra mengenai pornografi pada pernikahan, seperti dipaparkan pasangan yang sudah menikah selama 48 tahun dan menulis buku The Everything Great Marriage Book, Sheri dan Bob Stritof pada About.

Kontra:
1. Perasaan bersalah, tidak percaya, kemarahan pada perilaku pornografi pasangan dianggap bisa menghancurkan pernikahan.
2. Pornografi bisa menyebabkan suami malas bercinta dengan istrinya karena dia sudah mendapat kepuasaan instant melalui fantasi yang diperolehnya dari gambar atau video erotis.
3. Saat suami melihat pornografi, istri bisa merasa tidak dihargai dan menganggap apa yang dilakukannya untuk tidak bisa memenuhi kebutuhan seks pasangan mereka. Hal inilah yang bisa membuat pernikahan retak.
4. Pornografi dapat membuat suami kesulitan untuk melihat seks sebagai suatu bentuk berkomunikasi. Sehingga nantinya, pornografi bisa menurunkan kepuasaan seksual.

Pro:
1. Meskipun melihat pornografi, pasa suami merasa bukan berarti mereka tidak menikmati kehidupan seks dengan pasangan. Pornografi dianggap bagian lain dari kehidupan yang terpisah dari kehidupan pernikahan.
2. Beberapa pakar seks beranggapan, aktivitas bercinta bisa jadi lebih memuaskan ketika dibantu dengan imajinasi atau fantasi. Imajinasi atau fantasi yang didapat melalui pornografi ini selama diterapkan langsung pada pasangan dapat meningkatkan kualitas seks.
3. Jika kehidupan seks tidak terpengaruh meski suami menonton atau melihat gambar porno, seharusnya hal itu tidak menjadi isu untuk dipermasalahkan.
4. Beberapa orang merasa aktivitas suami melihat gambar porno bisa membuat sedih atau kecewa, jika memang Anda beranggapan demikian. Kalau Anda tidak merasakan demikian dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi, kebiasaan suami itu seharusnya bukanlah suatu hal yang harus dibesar-besarkan.

Jadi apakah pornografi bisa berdampak baik atau buruk pada kehidupan pernikahan? Semuanya dikembalikan lagi ke pasangan itu sendiri. Pastinya menurut penelitian yang dilakukan Alvin Cooper, psikolog dari Alvin Cooper, aktivitas seksual online yang dilakukan seseorang selama kurang dari satu jam setiap minggunya hanya berdampak sedikit pada kehidupan mereka. Seperti dikutip PsychologyToday, yang berbahaya adalah ketika seseorang melihat atau menonton pornografi selama 11 jam atau lebih setiap minggunya. Hal itulah yang bisa merusakan diri dan perasaan mereka pada pasangan.

Sementara itu menurut Dr. Tammy Nelson, seorang konselor seks dan pernikahan, yang terpenting sebenarnya adalah mencari solusi ketika suami sudah terlihat kecanduan pornografi. Bagaimana caranya pasangan mencegah agar masalah hobi suami nonton pornografi ini tidak sampai membuat pernikahan hancur.

"Kalau memang pasangan bisa saling berempati satu sama lain, mereka bisa sampai pada satu pemahaman baru soal perasaan masing-masing pihak," jelasnya. "Sehingga hal ini bisa membuat lebih memahami soal keinginan dan fantasi pasangannya dalam bercinta," tambahnya seperti dikutip dari Your Tango.

»»  BACA SELANJUTNYA

sexklopedia: 5 Faktor Fisik & Psikis yang Menghalangi Anda Dapatkan Kepuasan Seks



Banyak faktor psikis dan medis yang bisa menghalangi seseorang memiliki kehidupan seks yang berkualitas. Mulai dari pengobatan dokter sampai stres hingga depresi. Jika sulit mendapatkan kepuasan seks, bisa jadi karena Anda atau suami mengalami satu atau dua dari enam gangguan ini, seperti yang dikutip dari She Knows.

1. Pengobatan
Banyak obat yang menimbulkan efek samping dan memengaruhi kondisi kesehatan seksual. Misalnya obat perawatan tekanan darah, jantung dan depresi. Pil diuretic yang biasa digunakan untuk pengobatan sakit jantung fan tekanan darah tinggi misalnya, bisa menyebabkan disfungsi ereksi pada sebagian pria. Beberapa obat jantung lain juga berpotensi mengakibatkan gangguan ereksi. Bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan serupa, bisa meminta dokter untuk menurunkan dosisnya, menambahkan obat lain yang bisa mengatasi efek samping atau mengganti dengan pengobatan lain.

2. Stres
Menurut Pamela G Rockwell, D.O., asisten profesor bagian kesehatan keluarga di University of Michigan Medical School, stres sering jadi penghalang seseorang menikmati kehidupan seksnya. "Akibatnya, libido pun menurun dan kemampuan untuk menerima dan memberi kenikmatan seks berkurang. Orang yang mengalami ketidakpuasan seks banyak yang tidak menyadari bahwa itu bisa jadi karena mereka stres," jelas Pamela.

3. Tidak Percaya Diri
Kepercayaan diri yang rendah seringkali disebabkan tidak nyamannya seseorang terhadap bentuk tubuh, sehingga bukannya menikmati aktivitas seksual tapi justru cemas memikirkan bagaimana pendapat pasangan soal tubuhnya. "Beberapa studi menunjukkan, wanita yang berhasil mengurangi sedikit bobot tubuhnya, kepuasan seksnya bisa lebih meningkat," ungkap Pamela.

4. Depresi
Depresi yang tidak disembuhan bisa menyebabkan berbagai masalah seks. Orang yang depresi tidak bisa merasakan kenikmatan seks, hasrat seks berkurang dan performa di tempat tidur juga menurun. Salah satu cara mengatasinya adalah meminum obat anti-depresan sesuai dosis yang diresepkan dokter.

5. Kehamilan
Saat wanita mengandung, maka terjadi perubahan besar dalam tubuhnya, terutama kondisi hormonal. Begitu besarnya perubahan hormon sampai bisa memengaruhi libido. Jangan sampai menurunnya libido menyebabkan masalah antara Anda dan suami. Cobalah minta pengertian suami bahwa libido Anda menurun akibat proses kehamilan, namun Anda sendiri juga perlu mengalah dengan cara sesekali memberikan kesempatan kepada suami untuk melakukan hubungan seksual. Mungkin frekuensi hubungan seksual dapat dikurangi.

»»  BACA SELANJUTNYA

sexklopedia: 4 Hal yang Penting Diketahui Seputar Kondom Pria



Kondom merupakan alat kontrasepsi yang cukup banyak dan praktis digunakan, serta bisa membantu mencegah penularan penyakit kelamin. Namun pemakaian kurang tepat serta anggapan yang salah bisa membuat kondom 'gagal fungsi'. Berikut ini lima fakta, mitos serta penggunaan kondom yang tepat seperti dikutip dari Health Me Up.

1. Kondom Bisa Bocor
Kondom yang bocor bisa saja terjadi, tapi kemungkinannya tak lebih dari 2 persen. Umumnya, kondom bocor karena penggunaan yang kurang tepat. Kondom harus dipasang ketika penis ereksi untuk mencegah cairan sperma masuk ke Miss V. Sebaiknya gunakan kondom yang terbuat dari lateks, polyurethane dan polyisoprene karena proteksi terhadap kehamilan dan penyakit kelamin menular lebih tinggi. Namun bagi yang alergi karet atau lateks, penggunaan kondom dari bahan tersebut sebaiknya dihindari.

2. Dua Lebih Baik dari Satu?
Beberapa orang percaya menggunakan dua lapis kondom lebih baik daripada satu. Namun anggapan tersebut tidak benar. Faktanya, risiko kondom robek lebih besar karena lebih banyak terjadi gesekan.

3. Penyebab Kondom Robek
Sebagian besar penyebab kondom yang robek karena penetrasi seks yang lama dan 'kasar', memakai cairan lubrikan berbasis minyak, seks anak, vagina kering atau membuka bungkus kondom dengan benda tajam. Sebaiknya gunakan lubrikan berbasis air karena lebih aman dan mudah dibersihkan. Serta lakukan seks yang aman, sehat dan bertanggungjawab.

4. Menyimpan Kondom
Sangat penting untuk menyimpan alat kontrasepsi ini di tempat yang sejuk dan kering. Tempat yang panas dan lembab akan membuat kondom rapuh dan lebih mudah rusak saat melakukan penetrasi seks.

»»  BACA SELANJUTNYA

sexklopedia: 3 Cara Meningkatkan Gairah Seks dengan Olahraga




Olahraga dan latihan fisik memang telah lama diketahui bisa membuat kehidupan seks pasangan jadi lebih baik. Sebuah studi membuktikan orang yang olahraga secara teratur lebih mudah bergairah dan cepat mendapatkan orgasme dibandingkan mereka yang jarang olahraga. Tapi olahraga yang dilakukan tidak bisa sembarangan. Bagaimana cara latihan, fitnes atau olahraga yang benar agar gairah seksual meningkat? Intip caranya, seperti dikutip dari Livestrong.

1. Latihan Fisik Secara Rutin
Menurut hasil studi yang dilakukan di University of Texas, wanita yang melakukan latihan cardio selama 20 menit lebih mudah bergairah saat menonton film erotis dibandingkan wanita yang tidak berolahraga. Artinya, bahkan setelah satu sesi olahraga tubuh bisa terangsang secara seksual lebih cepat dan lebih intens.

Studi lain dari University of California juga menunjukkan, pria yang latihan fisik selama 1 jam, 3 kali seminggu lebih sering ebrcinta dengan pasangannya. Performa seks juga lebih baik dan mereka lebih bahagia terhadap kehidupan seksnya dibandingkan sebelum mereka berolahraga. Para peneliti memiliki beberapa penjelasan kenapa fitnes atau latihan fisik secara rutin bisa meningkatkan kualitas seksual.

Pertama, latihan cardio seperti berenang, aerobik atau jogging akan meningkatkan stamina. Kedua, dengan latihan aerobic atau gymnastic, tubuh menjadi lentur sehingga Anda maupun pasangan jadi lebih muda bereksplorasi dan mencoba teknik baru dalam bercinta. Ketiga, segala jenis olahraga bisa mencegah tubuh Anda kram atau sakit saat orgasme. Terakhir, latihan fisik akan memproduksi endorfin, hormon yang berperan dalam meningkatkan libido dan mengurangi stres.

Selain itu, latihan fisik juga meningkatkan mood positif dan kepercayaan diri. Ketika tubuh menjadi lebih bugar, rasa percaya diri pun bertambah dan Anda jadi lebih menikmati sesi bercinta. Terapis Kepribadian Patricia esperson dari Duke University mengungkapkan, olahraga juga membuat Anda lebih mengenal kondisi fisik sehingga lebih merasakan seksualitas.

2. Yoga
Yoga tidak hanya meningkatkan gairah seksual, tapi juga performa, kapasitas dan kenikmatan seksual. Secara fisik, yoga dipercaya bisa meningkatkan sensitivtas dengan menstimulasi peredaran darah di area tulang panggul Anda, terutama di bagian genitala. Meningkatkan aliran darah bisa meningkatkan hasrat seksual. Posisi-posisi yang diterapkan pada latihan yoga juga melatih otot torso dan pelvic Anda.

Menurut para praktisi yoga, hal tersebut bisa membantu Anda raih orgasme yang lebih hebat, karena terjadi kontraksi yang lebih kuat pada otot di bagian genital. Posisi camel (menekukkan tubuh ke arah belakang, mirip kayang namun dengan posisi kaki tertekuk ke belakang), upward-facing dog (tubuh menelungkup lurus dengan tubuh bagian atas mulai dari perut hingga kepala mengangkat ke atas) dan butterfly (duduk dengan kedua kaki menekuk ke arah samping, telapak kaki saling menempel) merupakan posisi yoga yang ideal bila Anda baru memulai latihan untuk meningkatkan gairah seksual.

3. Angkat Beban
Latihan dengan mengangkat dumbbell atau barbel akan memicu produksi testosteron yang bermanfaat dalam meningkatkan kenikmatan seksual baik bagi pria maupun wanita. Pria dengan jumlah hormon testosteron yang lebih banyak di tubuhnya lebih mudah ereksi, tulangnya lebih padat dan kuat sehingga stamina untuk bercinta pun lebih kuat.

Sementara efek testosteron pada wanita, menjadikan mereka lebih mudah terangsang dan menikmati seks. Tulang dan otot pun jadi lebih kuat. Selain itu saat angkat beban, tubuh juga memprpduksi epinephrine yang juga dikenal dengan sebutan adrenalin. Perpaduan adrenalin, endorphin dan testosteron akan membuat sesi bercinta lebih panas dan menggairahkan secara signifikan.


»»  BACA SELANJUTNYA

Jumat, 11 Januari 2013

Seklopedia: Ginseng Lebih Ampuh dari Viagra?


Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa ginseng mampu mengatasi masalah impotensi pada pria. Penelitian yang dilakukan di Korea Selatan tersebut menemukan bahwa pria dengan masalah disfungsi ereksi mampu meningkatkan performa mereka di atas ranjang dalam beberapa pekan setelah mengonsumsi tablet ginseng.

Seperti dilansir laman Daily Mail, peneliti di Yonsei University College of Medicine, Seoul, melakukan penelitian pada 119 pria dengan permasalahan disfungsi ereksi ringan dan sedang. Para pria tersebut kemudian dibagi dalam dua kelompok.

Para pria di kelompok pertama diminta mengkonsumsi empat tablet yang mengandung ekstrak berry ginseng Korea. Sementara sisanya mengonsumsi pil tiruan yang identik.

Setelah delapan pekan, para peneliti mengukur peningkatan fungsi seksual dengan menggunakan skala International Index of Erectile Dysfunction yang telah diakui. Hasilnya, kelompok pria yang mengkonsumsi ginseng mengalami peningkatan kecil tapi signifikan pada fungsi seksual mereka dibandingkan kelompok pria yang mengkonsumsi tablet tiruan identik.

"Ekstrak berry ginseng Korea meningkatkan semua wilayah fungsi seksual. Ini bisa digunakan sebagai obat alternatif untuk meningkatkan kehidupan seksual pada pria," tulis para peneliti dalam International Journal of Impotence Research.

Penelitian soal manfaat ginseng untuk mengatasi impotensi memang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Namun, sebagian besar diujicobakan pada tikus.

Di sisi lain, satu dari sepuluh pria di Inggris diketahui memiliki masalah impotensi. Sebanyak 30 persen pria yang menggunakan Viagra, Cialis dan Levitra tak mengalami peningkatan fungsi seksual apapun. Bagi para pria ini satu-satunya pilihan adalah menyuntikkan obat langsung ke alat kelamin atau menggunakan pompa manual yang meningkatkan suplai darah ke organ

»»  BACA SELANJUTNYA

Sexklopedia: Virus Kanker Serviks Ada di Pria, Kenali 4 Poin Ini!


Kanker serviks adalah jenis kanker yang terjadi pada area leher rahim atau serviks, yaitu area bawah pada rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Meski menyerang bagian genital wanita, tak berati hanya kaum hawa saja yang harus khatam tentang gejala kanker serviks, tapi juga pria.

Pasalnya, virus HPV, penyebab kanker serviks, terjadi saat berhubungan intim. Kebanyakan virus dibawa oleh kaum pria. Melansir Huffington post, saat pria mendapati kutil atau benjolan pada kelamin, serta diikuti rasa panas dan gatal, ini menjadi salah satu tanda bersarangnya virus HPV. Penyakit ini juga tergolong sebagai penyakit menular seksual yang paling umum.

Berikut ini adalah 4 poin penting yang harus diketahui pria tentang HPV:

1. Vaksin bukanlah hanya untuk wanita
Selama ini banyak orang menganggap, hanya wanita yang harus melakukan vaksin untuk mencegah kanker serviks. Vaksin Gardisil yang melindungi empat jenis HPV sebenarnya juga diperuntukan para pria. The American Academy of Pediatrics mengeluarkan pernyataan mendukung adanya vaksin untuk anak laki-laki sebelum melakukan aktivitas seksual pertama kali.

2. Beberapa pria lebih berisiko terserang HPV
Pria gay atau biseksual adalah 17 kali lebih mungkin untuk mengembangkan HPV. Hal ini terkait dengan kanker dubur yang diderita kaum pria. Menurut CDC, risiko ini jauh lebih besar, ketimbang penularan HPV melalui hubungan seksual dengan wanita.

3. Belum ada uji HPV untuk pria
Kebanyakan skrining HPV dilihat melalui pap smear yang hanya diperuntukan bagi wanita. Dokter akan mengambil sampel sel dari dinding leher rahim untuk menguji apakah ada kelainan.

Sedangkan, tidak ada tes darah secara klinis untuk mengetahui adanya virus HPV baik bagi wanita atau pria. Oleh karena itu, sangat sulit mendeteksi adanya HPV yang diderita kaum pria.

4. Hampir setengah pria membawa virus HPV
Menurut studi, hampir 50 persen pria di atas usia 15 tahun telah terinfeksi HPV. Terlebih lagi, setiap tahun, sekitar 6 persen pria akan terkena infeksi HPV baru. Saat berhubungan seksual dengan wanita, ia akan menderita HPV 16.

»»  BACA SELANJUTNYA